PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi SosialEmosi

arousal transfer (transfer gairah)

arousal transfer

Ringkasan Singkat

Proses di mana gairah sisa dari satu stimulus ditambahkan ke gairah yang dihasilkan oleh stimulus kedua, yang sering memperkuat respons emosional.

Transfer gairah, yang secara formal dikenal sebagai Teori Transfer Eksitasi, menjelaskan bagaimana gairah fisiologis yang dipicu oleh satu peristiwa dapat bertahan dan memengaruhi intensitas emosi pada peristiwa berikutnya. Karena gairah fisiologis (seperti detak jantung yang cepat) menghilang lebih lambat daripada penilaian kognitif, individu mungkin secara keliru menghubungkan sisa gairah dari tugas fisik (misalnya, berolahraga) ke stimulus emosional yang muncul segera setelahnya (misalnya, provokasi ringan).

Fenomena ini sering menyebabkan reaksi emosional yang berlebihan, seperti kemarahan yang lebih intens atau daya tarik romantis yang lebih kuat, karena individu merasa lebih "terangsang" daripada yang seharusnya hanya oleh stimulus kedua. Penelitian oleh Dolf Zillmann menunjukkan bahwa efek ini paling kuat ketika individu tidak lagi menyadari sisa gairah dari sumber aslinya.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Zillmann, D. (1971). Excitation transfer in communication-mediated aggressive behavior.
  • APA Dictionary of Psychology
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback